Sabtu, 28 Maret 2020

Surat Untuk Ibu

Waktumu kian berkurang
Terimakasih telah bersedia mempertaruhkan nyawa untuk aku. Mendidik aku dengan penuh sabar.
Maaf jika kelihaian aku dalam berkata-kata aku gunakan untuk membantahmu. Padahal aku tau, kaulah orang pertama yang mengajariku berbicara dan mengenal kata.
Aku minta maaf.
Ibu, namamu selalu ada baris pertama doaku.
Tuhan, tolong beri ibu........
Tuhan engkau yang paling tahu apa yang harus ibu dapatkan. Aku percaya seluruhnya kepadamu.
Jaga dia dalam peluk-Mu di dunia dan di akhirat kelak. Karena penjagaan-Mu adalah yang paling aman dan nyaman.😊


Banyuwangi, 28 Maret 2019
21.10

Tidak ada komentar:

Posting Komentar